Tentang Masa Ini

Kepada pembaca di masa depan,

Ini adalah catatan dari tahun 2025, sebuah era di mana sedang terjadi akselerasi teknologi informasi yang begitu masif. Kami menyaksikan beragam pasang surut tren teknologi di depan mata mulai dari Virtual Reality/Augmented Reality, Cryptocurrency, Blockchain, Metaverse, hingga AI. Dari berbagai macam teknologi tersebut, kini AI sedang mendominasi.

AI: Tolok Ukur Transformasi di Era Kami

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan (sejak 2025, beberapa menyebutnya sebagai “Akal Imitasi”) sebagai teknologi termutakhir saat ini, menghadirkan berbagai gebrakan monumental yang berpotensi merevolusi atau bahkan mengacaukan tatanan manusia.

Sebagai contoh per hari ini, kami dapat membuat video berbasis prompt melalui layanan Google Veo 3 dengan luaran video yang mendekati “realistis”. Tentunya teknologi ini dapat membantu banyak orang untuk berkreasi, menyampaikan informasi lebih efektif, dan memberikan akses kepada orang-orang yang tidak memiliki kemampuan untuk produksi video secara hemat meskipun terbatas. AI dapat memberikan “kekuatan” kepada penggunanya untuk berbuat lebih.

Sayangnya, pengguna dapat menyalahgunakan “kekuatan” tersebut untuk hal-hal yang tidak baik. Produksi berita hoaks berpotensi lebih masif dan “efisien”. Keamanan privasi mungkin akan terancam karena deepfakes. Pelanggaran hak cipta yang tak terbendung seperti ramainya kasus AI yang mampu mereplika gaya gambar Ghibli di tahun ini (2025).

Ini menjadi pertanyaan besar untuk masa depan AI: apakah akan menjadi ancaman atau justru menjadi salah satu fondasi kemajuan manusia abad berikutnya? Rasanya terlalu dini untuk optimis atau pesimis dalam membayangkannya. Saya harap ketika anda membaca ini di masa depan, pemanfaatan AI berada di jalur yang baik.

Dari Masa Lalu, Untuk Masa Depan

Tentu saja tidak hanya AI saja yang saya harap pemanfaatannya menjadi baik, tetapi juga teknologi lain yang sedang berevolusi seperti Cryptocurrency, Blockchain, Metaverse, dan teknologi lain yang mungkin akan lahir di masa depan. Saya tidak berharap film Ready Player One terjadi di dunia nyata. Saya tidak berharap mendapatkan modifikasi tubuh dengan mesin komputer seperti di gim Cyberpunk 2077.

Oleh karena itu saya memanfaatkan situs ini untuk merekam jejak perkembangan teknologi yang mungkin akan menjadi referensi, refleksi, atau bahkan peringatan untuk masa yang akan datang. Saya berharap teknologi dapat membawa kemakmuran bagi umat manusia tanpa keluar dari batas realita menuju dunia fiksi. Sampai jumpa di era itu.

Salam dari Masa Lalu,

Ilham 08 Juni 2025


Last modified on 2025-06-08